Langsung ke konten utama

#2. IQ Tinggi Jaminan Sukses? Seberapa Besar Korelasi Kepintaran Dengan Kesuksesan Entrepreneur?


Banyak sekali orang yang berpikir bahwa IQ yang tinggi dapat menjamin kesuksesan seseorang. Pertanyaannya, apakah betul IQ tinggi dapat menjamin Anda menjadi orang yang berhasil? Saya akan menjawab “belum tentu”. Oke, IQ mungkin bisa mempercepat Anda menjadi orang yang berhasil, namun IQ tinggi atau rendah tidak bisa jadi patokan apakah seseorang akan berhasil atau gagal dalam kariernya. Banyak sekali teman saya yang sangat pintar bahkan lulusan S2 di luar negeri, namun sebagian besar dari mereka berujung menjadi pengangguran. Jika Anda perhatikan, orang-orang yang bisnisnya bangkrut atau terlilit utang bukanlah karena mereka kurang pintar atau tidak memiliki IQ tinggi. IQ tinggi tidaklah cukup, bahkan mungkin tidak ber- pengaruh besar untuk menuju kesuksesan.

Anda bisa melihat, orang-orang tersukses di Indonesia ataupun di dunia bukanlah orang-orang yang memiliki IQ paling tinggi. Mark Zuckerberg, pemilik Facebook, adalah orang yang dikeluarkan dari sekolahnya (drop out). Bill Gates, pe- milik Microsoft, juga pengusaha sukses yang mengalami drop out. Coba perhatikan pebisnis-pebisnis di Indonesia. Apakah semuanya memiliki IQ paling tinggi?

Sebut saja Bob Sadino. Dia adalah salah satu pebisnis sukses di Indonesia. Pengusaha ini sedikit nyentrik dalam berpakaian, bahkan dalam memberikan nasihat kepada orang lain. Dalam pesan-pesannya, Bob Sadino selalu menyisipkan bahwa kepintaran tidak menjamin seseorang untuk berhasil. Dia juga dikenal dari buku yang menuliskan kisah entrepreneur-nya dengan judul Belajar Goblok ala Bob Sadino. Jika IQ atau kepintaran otak tidak dapat menjamin seseorang untuk berhasil, apa sebenarnya penentu keberhasilan seseorang? Sebagian besar peneliti dan ilmuwan mulai mengarah ke EQ.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review: Buku Kunci Kesuksesan (Full Testimoni)

“Dari berbagai buku tentang kunci-kunci kesuksesan yang pernah saya baca, baru buku ini yang dikemas sangat ringan, to the point, dan mengena banget, selain juga membahas kebiasaan kita sehari-hari yang menyebabkan terhambat atau terhalangnya kesuksesan kita. Buku ini sangat inspiratif dan intinya dari saya, kalau mau sukses, kuncinya ada di buku ini. Keren!” —Tissa Biani, aktris, penyanyi “Inspiratif! Buku yang dapat memandu dalam perjalanan menuju kesuksesan Anda. Baca buku ini, perjuangkan mimpi Anda dan berkaryalah bagi negara kita tercinta. Indonesia, Pasti Bisa!” —Merry Riana, entrepreneur, influencer, educator, TV Host “I’m Possible” di Metro TV “Buku ini memiliki aura positif karena pembahasannya sangat lengkap, tidak hanya dari segi mental, tetapi juga emosi. Good job! Pastikan semua orang membaca buku ini.” —Tom Mc Ifle, founder & CEO Top Coach Indonesia “Setiap orang ingin sukses. Namun, tidak sedikit yang belum menemukan caranya. Buku

Salah Satu Kunci Kesuksesan Adalah Fokus Dengan Tujuan

  THE POWER OF FOCUS Reno memang kreatif dan serbabisa. Dia jago memainkan saksofon, piano, drum, dan gitar. Vokalnya juga memadai. Pantaslah bila setiap kali ada pentas di kampusnya, orang selalu menantikan kemunculannya. Reno bahkan punya toko alat musik dekat kampusnya, tak jauh dari stasiun radio tempat dia siaran rutin dari hari Senin sampai hari Sabtu. Belakangan, Reno semakin banyak menerima undangan naik panggung sebagai penyanyi. Jadwalnya sebagai penyiar radio pun terbengkalai. Dia sudah dua kali menerima surat peringatan dari manajernya. Demikian pula dengan toko alat musik yang baru dirintisnya. Awalnya masih rutin buka dari pukul 10.00-21.00, namun lamalama lebih sering tutup karena tidak ada yang menjaga. Sudah lima tahun berjalan Reno masih seperti itu. Kemampuan bermusiknya stagnan, toko musik tutup, dan dia tak lagi dipakai di stasiun radio karena kontraknya diputus. Berapa banyak orang bertalenta yang akhirnya tidak punya nama? Gagal mencapai visi dan tenggelam tanpa

#13. Albert Einstein Dikeluarkan Dari Sekolah Karena: Terlalu Bodoh atau Terlalu Pintar? Rahasia Ga

Menyebut nama Albert Einstein sama artinya mengeja nama orang paling cerdas sedunia. Tahukah Anda bahwa masa kecil si Einstein tidak seindah namanya saat ini? Einstein lebih sering membolos untuk pelajaran yang tidak disukainya. Dia hanya rajin saat pelajaran matematika dan sains. Selebihnya, dia suka musik dan berlayar. Ujungnya, pihak sekolah angkat tangan. Einstein dikeluarkan dari sekolah dan diminta mencari tempat belajar lain. Para guru tidak sanggup mendidiknya dan harus memberi tahu ibu Einstein bahwa anaknya terlalu bodoh dan terpaksa dikeluarkan. “Mengapa saya harus pindah sekolah?” tanya Einstein kepada ibunya. “Karena sekolah itu tidak mampu dan tidak cocok untuk mendidik anak cerdas sepertimu,” kata ibunya membangun gambar diri positif untuk si Einstein. Perkataan ibu Einstein sangatlah bijaksana dan menanamkan gambar diri yang sehat pada diri Einstein. Einstein tidak melihat dirinya sebagai orang bodoh, tetapi sebagai orang pintar bahkan sangat pintar hingga harus pin